Mikroreaktor aliran tanpa dinding adalah perangkat di mana reaksi kimia dapat dilakukan secara kontinu, berbeda dengan cara batch. Umumnya, reaktor semacam ini dibuat dari kaca, logam, atau keramik, serta dirancang untuk mencampur reaktan secara efisien sekaligus mentransfer panas. Reaktor ini jauh lebih kecil dibandingkan reaktor batch konvensional, memungkinkan kontrol yang lebih tepat atas parameter reaksi seperti suhu, tekanan, dan waktu tinggal.
Reaktor alir mikro berkelanjutan menawarkan beberapa keuntungan. Keuntungan yang paling penting adalah kemungkinan untuk menjalankan reaksi dengan cara yang lebih aman dan terkontrol. Karena reaksi terjadi secara terus-menerus, maka lebih kecil kemungkinannya terjadi reaksi tak terkendali atau masalah. Selain itu, penggunaan reaktor mikro dalam kondisi alir menghasilkan kontrol yang lebih baik atas kondisi reaksi serta memberikan hasil dan kemurnian produk yang meningkat.
Reaktor mikro aliran kontinu juga memungkinkan pelaksanaan reaksi yang tidak dapat dilakukan dalam reaktor batch. Sebagai contoh, dalam beberapa kasus kontrol terhadap waktu tinggal, suhu atau pencampuran diperlukan dan lebih mudah dilakukan dalam reaktor mikro aliran kontinu. Selain itu, kebutuhan pemanasan atau pendinginan untuk mempertahankan kondisi reaksi yang sejalan dalam reaktor batch serta konsumsi energi lebih rendah dalam reaktor mikro aliran kontinu.
Mikropencampur memiliki penggunaan yang luas dalam sintesis organik. Mereka banyak digunakan dalam industri farmasi untuk pembuatan obat molekul kecil dan API. Mereka juga diterapkan dalam bidang sintesis bahan kimia khusus, polimer dan agrokimiaPendekatan stokastik dalam sintesis aliran kontinu: Grzybowski dkk.
Kinerja optimal tergantung pada berbagai faktor saat merancang mikroreaktor aliran kontinu. Parameter-parameter ini mencakup geometri reaktor, material konstruksi, laju aliran, pengendalian suhu, dan efisiensi pencampuran. Secara khusus, reaktor harus dirancang secara spesifik tergantung pada reaksi itu sendiri, waktu tinggal, kinetika reaksi, dan tingkat perpindahan panas.
Masa depan teknologi mikroreaktor aliran kontinu cerah, seiring dengan perkembangan dan inovasi desain reaktor, material baru, serta sistem kontrol yang terus bermunculan. Mikroreaktor aliran kontinu diperkirakan akan menjadi solusi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan tersebut, seiring meningkatnya permintaan terhadap proses industri kimia yang lebih bersih, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.
Namun, terdapat beberapa masalah dalam teknologi mikroreaktor aliran berkelanjutan yang perlu diatasi, seperti dua berikut ini: Salah satu tantangan terbesar adalah bagaimana melakukan skala-up reaktor-reaktor ini untuk produksi komersial. Meskipun mikroreaktor aliran untuk operasi kontinu telah terbukti digunakan pada skala akademis, skala-up ke tingkat produksi masih menjadi tantangan karena faktor-faktor seperti skalabilitas, biaya, dan keselamatan.